Bergada "Karang Kencana" Pelestari dan Pengembang Budaya

04 Februari 2020 09:27:50 WIB

Karangtengah News- Bergada "Karang Kencana" meruapakan salah satu bergada yang ada di Desa Karangtengah. Bergada "Karang Kencana" terdiri atas barisan para pemuda dari Pedukuhan Kemasan. Bergada ini lahir dari kegiatan sanggar seni "Laksita Mas'. Bergada "Karang Kencana" menggambarkan semangat para pemuda dalam mengisi pembangunan melalui kesenian. 

Sejatinya, bregada adalah prajurit Keraton Yogyakarta yang menjadi simbol kewibawaan dan kedaulatan. Bregada dibentuk pada masa pemerintahan Hamengkubuwono I sekitar abad ke-17 atau 1755 Masehi.

Bregada masa pemerintahan Hamengkubuwono II terlibat dalam perjuangan melawan penjajah. Saat itu, pasukan bregada melakukan perlawanan terhadap serangan Jenderal Gillespie dari Inggris tahun 1812.

Pasukan Bregada sempat dibubarkan pada 1813 sebagai bagian dari perjanjian antara Hamengkubuwono III dan perwakilan pemerintah Inggris, Raffles, yang bunyinya Keraton Yogyakarta tak diperbolehkan memiliki pasukan bersenjata sehingga bregada hanya menjadi pengawal.

Pada awalnya bergada merupakan sebutan bagi kesatuan prajurit di Keraton Ngayogjakarta. Namun, seiring perkembangan zaman bergada lahir di desa dan kampung sebagai bagian dari pelestarian budaya. Bergada tidak lagi berfungsi sebagai prajurit perang seperti masa lalu. Bergada saat ini berfungsi sebagai pelestari dan pengembang budaya.

Melalui bergada diharapkan masyarakat mengenal budaya yang ada di wilayahnya. Budaya-budaya yang memiliki nilai-nilai luhur yang harus dijaga dan dilestarikan. Perkembangan zaman menuntut para pengelola sanggar seni berinovasi agar kebudayaan yang bernilai luhur ini tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Bergada "Karang Kencana" memiliki ciri khas seragam lurik yang menunjukkan jalan lurus berpedoman pada agama. Ikat kepala batik melambangkan semangat membangun perekonomian dari generasi muda. Bende yang merupakan alat musik yang selalu dibunyikan saat bergada ini berjalan menandakan semangat yang menggelora menyongsong masa depan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Pengumuman

SAKSIKANLAH TURNAMEN BOLA VOLY DI LAPANGAN GALOMBO MOJOLEGI

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License