Sebab-sebab Larangan Ketika Makan, Kajian Rutin Mushola Al-Khairat

26 Februari 2020 21:22:05 WIB

KarangtengahNews - Pengajian rutin, bersama Ustad Arif Badarudin, di Mushola Al-Khairat, Senin (17/2/2020) malam.

 

Para warga Dusun Karangtengah RT01 dan beberapa RT02 menghadiri kajian rutin tersebut. Kajian rutin dilaksanakan setiap minggu ke-4 akhir bulan.

 

Ada beberapa ilmu yang disampaikan oleh Ustad Arif Baharudi yang bermanfaat, antara lain:

Hal berdoa sebelum makan adalah sesuatu yang wajib dan penting.

Dikutip dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda

 

إِذَاأَكَلَأَحَدُكُمْفَلْيَذْكُرِاسْمَاللَّهِتَعَالَىفَإِنْنَسِىَأَنْيَذْكُرَاسْمَاللَّهِتَعَالَىفِىأَوَّلِهِفَلْيَقُلْبِسْمِاللَّهِأَوَّلَهُوَآخِرَهُ

 

Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”.” (HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858. At Tirmidzi mengatakan hadits tersebut hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih)

 

 

Makan bersama keluarga, merupakan kegiatan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad sedari dulu.

Dikutip dari dalil yang menunjukkan bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallammakan secara berjama’ah disebutkan oleh ‘Aisyah, ia berkata

 

كَانَالنَّبِىُّ-صلىاللهعليهوسلم- يَأْكُلُطَعَامًافِىسِتَّةٍمِنْأَصْحَابِهِفَجَاءَأَعْرَابِىٌّفَأَكَلَهُبِلُقْمَتَيْنِ

 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah makan bersama enam orang sahabatnya, lantas Arab Badui datang lalu memakan makanan beliau dengan dua suapan.” (HR. Tirmidzi no. 1858, Abu Daud no. 3767, Ibnu Majah no. 3264. Sanad hadits ini shahihkata Al Hafizh Abu Thohir).

 

 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan sama sekali. [HR al-Bukhâri dan Muslim].

Dikutip dari beberapa sumber,

 

كَانَإِذَااشْتَهَىشَيْئًاأَكَلَهُوَإِنْكَرِهَهُتَرَكَهُ

Kalau beliau menyukainya, maka akan beliau makan. Dan jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya. [HR al-Bukhâri dan Muslim].

 

 

Pesan untuk kita semua Umat Muslim, bahwa sesibuk-sibuknya kegiatan kita, luangkanlah sedikit waktu untuk mengikuti pengajian yang ada dilingkungan, selain kita mendapatkan ilmu dari pengajianitu sendiri, kita akan lebih sering bersilaturahmi dengan banyak orang karena bersilaturahmi akan memperpanjang umur seseorang, mempunyai banyak teman, memberikan kesempatan kepada kita untuk berbaur dengan sesama yang juga mencintai ilmu, semakin erat dengan manusia dan semakin lekat dengan Allah, berlomba-lomba menabung amal dan masih banyak lagi manfaat dari pengajian.

 

MasyaAllah...

Komentar atas Sebab-sebab Larangan Ketika Makan, Kajian Rutin Mushola Al-Khairat

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License