Belalang, Makanan Kriuk yang Kaya Protein

06 Maret 2020 07:46:48 WIB

Karangtengah News-Musim penghujan saat ini, Jum'at (6/3) memunculkan berbagai serangga. Salah satu serangga yang dapat dijumpai adalah belalang kayu. Belalang ini merupakan serangga berukuran 45-55 mm (jantan) dan 15-75 mm (betina). Tubuh terdiri atas kepala, dada/ thorax dan abdomen/ perut. Belalang kayu berwarna cokelat kekuningan, kekuningan atau hijau dengan corak warna biru gelap terutama di bagian sayap. Bagian sayap belakang biasanya terlihat saat terbang dan berwarna merah. Individu muda biasanya berwarna hijau pucat dengan corak gelap.

Belalang ini sering menjumpai ratusan belalang didaerah persawahan, perkebunan dan tempat-tempat yang rimbun oleh pepohonan. Sebagian orang menganggap hewan ini adalah hewan yang menjijikan dan menakutkan karena dapat menggigit dan melukai seseorang yang memegangnya. Namun di wilayah Imogiri, banyak warga yang memanfaatkan momen ini untuk menjadi pencari belalang. Harga belalang ini bisa mencapai Rp60.000-Rp80.000 perkilogram. 

Pada umumnya belalang ini diolah menjadi makanan favorit. Cara pengolahannya cukup mudah. Belalang yang sudah ditangkap dari ladang atau sawah kemudian dibersihkan kotoran diperutnya. Ini membutuhkan ketelatenan tingkat tinggi, setelah belalang dibersihkan langkah selanjutnya adalah pemberian bumbu pada belalang dan yang terakhir belalang digoreng.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Kusmaryani (2005), kadar protein yang terdapat dalam tepung belalang kayu (Melanoplus cinereus) lebih tinggi dari kandungan yang terdapat dalam tepung udang windu (Panaeneous monodon) dengan kadar masing-masing 17.922 % dan 9.846 %.

Namun berhati-hatilah bagi kalian yang belum pernah mengkonsumsi makanan ini, karena jika badan kalian tidak terbiasa memakan makanan inibisa jadi makanan ini menjadi masalah. Anda bisa terkena alergi, bisa mengakibatkan demam, pusing, mual, atau timbul gatal-gatal pada sekujur tubuh hingga bentol-bentol.

 

Disarikan dari: https://www.kompasiana.com/pujirismayanti/552ffb2c6ea834297c8b457a/renyahnya-olahan-belalang, Jum'at 6 Maret 2020, pukul 07.46

Komentar atas Belalang, Makanan Kriuk yang Kaya Protein

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License