Pengajian Ahad Pagi PRM Karangtengah, Hadirkan Ustadz Syahro Hadi Saputro

09 Maret 2020 08:02:29 WIB

Karangtengah News-Pimpinan Ranting Muhammadiyah Karangtengah (PRM) mengadakan pengajian Ahad Pagi di Mushola Nur Janah, Padasan, Pedukuhan Pucunggrowong, Ahad (8/3). Walaupun hujan, pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Jama'ah dari wilayah Desa Karangtengah antara lain: Jama'ah Baiturrahman Pucunggrowong, Nurul Islam Karangtengah, Al-Hikmah Kemasan, Al-Hidayah Karangrejek, dan Muqorobin Karangrejek. Hadir pada pengajian ini seluruh jajaran pengurus PRM Karangtengah.

Ustadz Syahro menyampaikan, "Selaku umat Islam harus selalu meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah swt."

Pengajian Ahad Pagi khususnya adalah Ahad Pon merupakan program rutin yang telah diprogramkan oleh PRM Karangtengah. Untuk pembina dari pengajian ini adalah Utadz Syahro tujuannya agar materi yang disampaikan selalu berkesinambungan dan tidak terputus dengan materi pengajian yang lalu. Harapannya jama'ah lebih memahami materi dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat mengaji dan memahami agama secara benar diharapkan akan berimbas pada kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan ajaran agama. 

Suatu saat Imam Syafi’i pernah ditanya, “Bagaimanakah semangat Anda dalam menuntut ilmu?” Beliau menjawab, “Saya mendengarkan huruf demi huruf seakan-akan huruf-huruf itu belum pernah saya temukan selama ini. Karena itu saya kerahkan seluruh anggota tubuh saya untuk menyimaknya.”

Beliau ditanya lagi, “Bagaimana minat Anda terhadap ilmu?” Imam Syafi’i menjawab, “Minat saya laksana orang yang mengumpulkan makanan dan berambisi menikmati kelezatannya secara sempurna.”

“Lalu bagaimana Anda mencarinya?” lanjut si penanya, “Saya mencarinya laksana seorang ibu yang kehilangan anak satu-satunya yang di dunia ini ia tidak memiliki apa pun selain dia.” Jawab Imam Syafi’i.

Begitulah semangat Imam Syafi’i dalam mengaji. Semangat yang menggelora dan penuh minat. Tidak heran jika beliau kemudian menjadi orang besar dan berpengaruh di dunia Islam.

Mengaji adalah ciri muslim sejati. Sahabat Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, Ibnu Mas’ud, pernah menyampaikan nasehat, “Ketahuilah bahwa tidak ada satupun diantara kalian yang dilahirkan dalam keadaan berilmu. Sesungguhnya ilmu itu diperoleh dengan jalan belajar. Maka jadikanlah dirimu sebagai orang yang ahli ilmu, atau orang yang menuntutnya, atau orang yang mendengarkannya. Belajarlah kalian, karena sesungguhnya kalian tidak tahu kapan ilmu kalian itu akan dibutuhkan”.

Oleh karena itu, muslim sejati tidak akan rela menyia-nyiakan waktunya untuk hal-hal yang tidak perlu. Mereka akan selalu berusaha bagaimana agar waktunya lebih banyak tersita untuk mengaji atau menuntut ilmu. Tentang sikap seperti itu Ibnu ‘Aqil Al-Hambali berkata, “Sesungguhnya tidak benar bagiku jika menyia-nyiakan waktu walau sesaat dari usiaku. Kalaupun lisanku berhenti dari menghafal, atau mataku berhenti dari membaca, maka aku menyibukkan fikiranku pada saat istirahatku itu hingga ketika aku bangun pasti telah kumiliki dalam diriku apa yang akan aku tulis kemudian”.

Komentar atas Pengajian Ahad Pagi PRM Karangtengah, Hadirkan Ustadz Syahro Hadi Saputro

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License