Hujan Terus Menerus, Warga Dusun Karangtengah Memantau Kondisi Kali Celeng

09 Maret 2020 21:57:50 WIB

KarangtengahNews - Senin (9/3/2020) sore, warga berkumpul di pinggiran sekitar Kali Celeng, memastikan naiknya air sungai. Warga Dusun Karangtengah di sejumlah daerah pinggiran Kali Celeng khawatir terjadi luapan sungai saat hujan terus menerus mengguyur daerah mereka beberapa hari terakhir. Kondisi ini akan menyebabkan banjir seperti tahun 2019 lalu.

Hujan terus menerus terjadi sejak Minggu (8/3/20) malam. Kondisi ini dinilai dapat menyebabkan banjir seperti dua tahun terakhir. Selain itu juga terjadi listrik padam dibeberapa wilayah Desa Karangtengah.

 

Terlihat beberapa warga berkumpul untuk sekedar menyaksikan luapan air sungai. Beberapa warga juga memanfaatkan moment banjir untuk mencari kayu.

 

Ketua RT02 di Dusun Karangtengah, Timbul Surono mengatakan, hujan deras mengguyur selama dua hari terakhir membuat debit sungai meluap. Dia khawatir kondisi ini akan menyebabkan banjir seperti tahun 2019 lalu.

 

"Kali Celeng yang melewati desa kami, nyaris sampai ke bibir sungai, ini cukup menjadi waspada bagi beberapa warga yang rumahnya berasa di dekat pinggiran sungai,” Kata Timbul Surono.

 

Dilansir dari beberapa sumber, BMKG memperkirakan cuaca wilayah Gunungkidul, Bantul, Kulon Progo dan Kota Yogyakarta pada Senin (9/3/2020) pagi hingga malam hari diprediksi akan turun hujan.

 

Suhu udara berkisar antara 23 hingga 26 derajat celsius dengan kecepatan angin 20 km/jam dan kelembaban udara berkisar antara 90 hingga 100 persen.

 

“Tahun lalu (2019) kawasan pinggiran Kali Celeng yang berada di RT01 rumah banyak yang terendam sampai ke atap, jadi kita memantau kondisi setiap terjadinya luapan sungai, kita bisa menginformasikan dengan cepat ke warga agar siaga” tambahnya.

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License